Menulis Artikel

Menulis; Apakah Anda Yakin Sudah Mengenalinya dengan Baik? Yuk Mengerti Makna Menulis Bersama Scopindo

Siapa yang tidak tahu dengan kata menulis? Sudah sejak kecil kita diajarkan untuk mencatat sesuatu dengan cara menulis. Sedikit banyak, kita jadi tahu cara dan makna menulis.

Namun, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan oleh seorang penulis, sebelum menuangkan ide dan gagasannya kedalam sebuah tulisan. Karena pada hakikatnya, menulis bukan hanya sekedar “menulis”, namun juga pesan yang ingin disampaikan, dapat tersampaikan dengan baik.

A. Pengertian Menulis

Menulis merupakan suatu kegiatan atau proses untuk menciptakan suatu catatan, informasi atau karya pada suatu media dengan menggunakan aksara. Pada catatan sejarahnya, menulis dilakukan dengan menggunakan gambar, seperti contohnya pada tulisan Hieroglif pada zaman mesir kuno. Sedangkan tulisan dengan aksara muncul sekitar 5.000 tahun lalu. Banyak orang dari peradaban kuno di selatan Irak menciptakan tanda-tanda pada tanah liat. Hal tersebut mewakili bunyi, yang berbeda dengan tulisan Hieroglif. Semakin berkembangnya kegiatan menulis, satu persatu karya mulai mudah untuk diterbitkan melalui media buku atau elektronik. Begitu juga dengan para pembaca, akan lebih mudah untuk melihat tulisan-tulisan penulis yang digemarinya.

1. KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian menulis adalah menuangkan ide, gagasan, dan opini dalam sebuah kalimat. Dapat juga diartikan sebagai melahirkan pikiran atau perasaan dengan menuangkan isi hati dan pikiran penulis lalu mengaplikasikannya ke dalam bentuk tulisan.

2. Menurut Para Ahli :
a. Menulis menurut Henry Guntur Tarigan

Menurut Henry Guntur Tarigan, menulis merupakan suatu kegiatan menuangkan ide ataupun gagasan yang dipergunakan sebagai berkomunikasi secara tidak langsung, yaitu dengan cara bertatap muka dengan orang lain.

b. Menulis menurut Akhadiat

Mengartikan bahwa, menulis sebagai aktivitas pengekspresian ide, gagasan atau perasaan ke dalam lambang-lambang kebahasaan (bahasa tulis).

c. Menulis menurut Eric Gould, Robert DiYanni, dan William Smith

Menyebutkan bahwa menulis adalah perilaku kreatif karena membutuhkan pemahaman atau merasakan sesuatu: sebuah pengalaman, tulisan, peristiwa.

B. Tujuan menulis :

Setiap penulis harus memiliki tujuan dalam penulisannya, karena menulis bukan hanya sekedar “menulis” atau bahkan menyalin kalimat. Ada beberapa tujuan dalam menulis yang perlu Anda ketahui, antara lain :

1. Menyampaikan dan Memberikan Suatu Informasi

Tulisan bukan hanya rangkaian kata sehingga menjadi kalimat, namun juga tentang menyampaikan informasi agar dapat tersampaikan ke pembaca, baik berupa fakta, peristiwa, pendapat, pandangan dan data. Sehingga pembaca bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru dari tulisan tersebut. Sebagai contohnya, tulisan tentang Tanaman Centella Asiatica ini Daun Centella Asiatica atau lebih sering disebut dengan daun pegagan merupakan tanaman liar yang kerap digunakan untuk pengobatan tradisional secara turun temurun. Herbal yang dikenal dengan nama Gotu Kola ini tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia. Penyebaran daerahnya juga luas, yaitu mencakup di dataran tinggi maupun dataran rendah. Secara umum, daun pegagan berbentuk seperti ginjal dengan tepian bergerigi dengan cabang batang banyak. Tumbuhan ini juga memiliki bunga yang dapat berwarna putih maupun merah muda serta buah kecil-kecil yang berbau harum.

2. Mendidik

Selain bertujuan untuk memberikan informasi, menulis juga bertujuan untuk mendidik, lebih tepatnya yaitu memberikan suatu informasi yang disampaikan melalui tulisan yang nantinya akan memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi para pembacanya. Contohnya, penulis membuat sebuah artikel dengan pesan moral yang disematkan kedalam tulisannya.

3. Menghibur

Tujuan menulis bukan hanya tentang mendidik dan menginformasikan sesuatu, namun juga bisa bertujuan sebagai sarana menghibur, contohnya tulisan yang berupa karangan, novel, komik, cerita pendek, dan lainnya. Penulis juga dapat menambahi bumbu fiksi ke dalam tulisannya, agar terkesan menarik.

4. Membujuk

Merupakan kegiatan untuk meyakinkan seseorang agar dapat terbujuk dengan rayuan serta kata-kata manis yang ditulis. Hal ini bertujuan untuk menentukan sikap para pembaca terhadap ide tulisan yang dituangkan oleh penulis. Seperti contohnya adalah tulisan ajakan pada sebuah artikel atau iklan, atau yang biasa disebut dengan teknik copywriting.

C. Fungsi Menulis

Pada prinsipnya, tulisan bisa menyampaikan pesan penulis pada pembacanya, maka dari itu perlu diketahui fungsi dari menulis itu sendiri, agar pesan penulis dapat tersampaikan dengan efektif. Selain itu, menulis juga memudahkan seseorang untuk merasakan, menikmati, memperdalam daya tanggap atau persepsi untuk memecahkan permasalahan. Berikut ini fungsi-fungsi dalam menulis, antara lain:

1. Fungsi Penataan

Proses dari membuat sebuah karangan yang dalam perjalanannya terjadi sebuah penataan atau pengelolaan gagasan, ide, pendapat, dan lainnya, hingga menjadi sebuah karya yang jelas.

2. Fungsi Pengawetan

Fungsionalitas gagasan yang digunakan hingga bertahan lama, nantinya gagasan akan terdokumentasikan dalam sebuah karya tulisan yang dapat dibaca atau disampaikan kepada orang lain.

3. Fungsi Penciptaan

Hasil karangan yang mewujudkan hal baru. Penulis dapat menciptakan karya lewat tulisan.

4. Fungsi Penyampaian

Ide pikiran yang dituangkan dalam tulisan sehingga menunjukkan bahwa menulis juga memiliki fungsi penyampaian. Dengan begitu, penulis dapat menyampaikan informasi, pesan kepada pembaca.

D. Manfaat Menulis

Sejak kecil kita dikenalkan dengan kegiatan tulis-menulis, namun tahukah Anda, bahwa ada beberapa manfaat dari menulis yang bisa didapatkan, antara lain :

1. Penulis akan mendapatkan kepuasan batin terhadap karya yang telah diciptakan, setelah menuangkan ide, gagasan, bahkan imajinasinya ke dalam sebuah karya tulis.
2. Secara material, penulis juga mendapatkan royalti atau honor dari penerbitan buku atau karya yang telah diciptakan.
3. Tak tertinggal pula dengan kata “popularitas”, secara tidak langsung, berkat penerbitan tulisan atau karya penulis akan mendapatkan popularitas dari apa yang telah ia ciptakan.

E. Teknik Menulis

Bukan hanya ide yang harus dituangkan pada selembar kertas agar bisa menjadi sebuah tulisan atau karya, namun juga ada beberapa Teknik dalam menulis yang dapat membuat tulisan Anda layak dan baik untuk pembaca, antara lain :

1. Jenis Tulisan

Sebuah teknik menulis dapat disesuaikan dengan jenis tulisan apa yang akan ditulis, hal ini dapat mempengaruhi target audience tulisan Anda. Misalnya, jenis tulisan yang ada pada karangan novel, maka jenis tulisan yang dipilih haruslah yang imajinatif dan menghibur.

2. Orientasi Publik

Bisa juga disebut dengan target pembaca, Anda dapat menentukan target pembaca dan diikuti oleh jenis tulisan atau karya Anda, hal ini dapat memudahkan Anda mencari pasar.

3. Pertimbangan Pembaca

Penting adanya tanggapan pembaca tentang tulisan untuk mengetahui keinginan para pembaca.

4. Menentukan dan Mengembangkan Ide Tulisan

Sebelum memulai menulis, penulis haruslah sudah menentukan tema dan ide tulisan. Agar penulis dapat dengan mudah melakukan observasi lebih dalam lagi terkait dengan tulisannya.

5. Penyuntingan

Proses ini merupakan teknik terakhir dalam menulis, proses kegiatan pengecekan kembali sebuah karangan atau tulisan yang dianggap kurang sempurna. Keuntungan kegiatan ini adalah penulis dapat memperbaiki tulisan yang masih mengandung unsur ambigu, salah ejaan, dan lainnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Add to cart