Sumber : 1. http://issn.lipi.go.id (diakses pada 23 Agustus 2021) 2. Haryadi Kohar, Jumari. “Cara Mengurus ISSN Untuk Majalah dan Surat Kabar”. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/jumariharyadi/54f771fba33311d3358b49c2/cara-mengurus-issn-untuk-%20majalah-dan-surat-kabar. (diakses pada 23 Agustus 2021)

Para Penulis, Apakah Anda Telah Mengetahui Perbedaan Antara ISBN dan ISSN? Mari Simak Selengkapnya.

Setelah mengetahui apa kepanjangan dari ISBN dan artinya, apakah Anda juga mengetahui apa arti dan kepanjangan dari ISSN? Kini, Scopindo Media Pustaka akan membahas apa perbedaaan dari ISBN dan ISSN.

  1. ISBN

Seperti yang para penulis ketahui, bahwa ISBN merupakan singkatan dari Internasional Standart Book Number atau angka standar buku internasional, yang merupakan pengindentifikasi unik untuk buku-buku yang digunakan secara komersial. Saat ini, proses pendaftaran untuk permintaan ISBN dan KDT telah dibuat lebih mudah dengan layanan satu pintu, dapat juga melalui penerbit buku. Sekali informasi judul terbitan diserahkan, akan menjadi bagian dari database bibliografi dan akan muncul di terbitan katalog dalam terbitan di Perpustakaan Nasional, yang memungkinkan perpustakaan maupun toko buku yang mencari terbitan untuk dibeli mengetahui informasi terbitan terbaru. Serial nomor ISBN terdiri dari 13 digit.

Masing-masing nomor mempunyai makna dan merupakan identifikasi unik untuk tiap buku yang akan diterbitkan oleh penerbit. Nomor ISBN tidak akan ada nomor yang ganda dengan buku lainnya. Contohnya :

Nomor pada sebuah ISBN :  978-623-365-020-5

Keterangan :

  • 978 : Angka pengenal produk terbitan buku dari EAN (Prefix identifier)
  • 623 : Kode kelompok / Kode negara
  • 365 : Kode penerbit (publisher prefix)
  • 020 : Kode Judul (title identifier)
  • 5 : Angka pemeriksa (check digit)

Pencantuman ISBN umumnya ditulis dengan huruf cetak yang jelas dan mudah dibaca, ditulis dengan huruf tebal dan besar di depan penulisan angka pengenal kelompok, pengenal penerbit, pengenal judul dan angka pemeriksa. Penulisannya juga dihubungkan oleh tanda penghubung (-). Nomor ISBN dan juga satuan barcode ditulis pada bagian bawah pada sampul belakang (back cover buku), verso (dibalik halaman judul), (halaman copyright), dan juga punggung buku (spine) untuk buku tebal, jika keadaan memungkinkan.

  1. ISSN

Nah, lalu bagaimana dengan ISSN? Menurut LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) pada websitenya issn.lipi.go.id. ISSN merupakan singkatan dari Interansional Standart Serial Number dan merupakan tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global. ISSN ini terdiri dari 8 angka yang merupakan nomor pengenal dari sebuah majalah, yang memiliki manfaat agar memudahkan pelaksanaan administrasi dalam pemesanan sebuah majalah. Tak beda dengan ISBN, ISSN juga digunakan untuk memastikan pelanggan atau pembaca tak keliru dengan judul atau majalah yang hampir sama.

Jika penerbit telah mendapatkan nomor ISSN, ada persyaratan dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh penerbit, antara lain :

  • Untuk terbitan berkala, nomor ISSN dicantumkan di pojok kanan atas pada halaman cover buku, halaman judul, dan halaman daftar isi.
  • Untuk terbitan ilmiah, nomor ISSN dicantumkan pada pojok kanan bawah pada cover
  • Sedangkan untuk terbitan hiburan atau popular, nomor ISSN ditulis pada halaman cover
  • Mengirimkan terbitannya paling tidak / sekurang-kurangnya 2 (dua) eksemplar setiap kali terbit ke PDII-LIPI, sebagai dokumentasi nasional.
  • Jika ingin mengganti judul terbitan disebabkan oleh beberapa faktor yang mendukung judul terbitan tersebut diganti, maka harus segera melaporkannya kepada PDII-LIPI, karena hal tersebut juga akan mempengaruhi nomor ISSN yang lama dan harus segera diganti dengan nomor ISSN yang baru.

Nah, bagaimana? Apakah Anda sudah paham dengan perbedaan antara ISBN dan ISSN? Sekarang sudah tak salah mengartikan lagi, bukan?

Mari terbitkan buku karya Anda di Scopindo Media Pustaka dan dapatkan penawaran menarik dari kami. Info selengkapnya, hubungi kami (031) 82521916

Sumber :

  1. http://issn.lipi.go.id (diakses pada 23 Agustus 2021)
  2. Haryadi Kohar, Jumari. “Cara Mengurus ISSN Untuk Majalah dan Surat Kabar”. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/jumariharyadi/54f771fba33311d3358b49c2/cara-mengurus-issn-untuk-%20majalah-dan-surat-kabar. (diakses pada 23 Agustus 2021)

Tinggalkan Balasan

Add to cart