Hari Aksara Inernasional

Selamat Hari Aksara Internasional, Mari Gemar Membaca dan Kuatkan Literasi Membaca Pada Anak Sedari Dini.

Bagaimana bisa tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional?

Pada sejarahnya, peringatan Hari Aksara Internasional muncul setelah konferensi pemberantasan buta huruf di Teheran, Iran. Konferensi ini berlangsung pada tanggal 8 hingga 19 September 1965. Kemudian pada satu tahun selanjutnya, yang bertepatan pada tanggal 8 September 1966, muncullah cetusan bahwa setiap tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional. Setelah itu, Hari Aksara Internasional diresmikan sebagai wujud memajukan agenda keaksaraan pada tingkat global, regional, hingga nasional

Hari Aksara Internasional atau biasa disebut dengan Hari Literasi Internasional. Tahun ini, tema yang diangkat sebagai tema besar adalah terganggunya pembelajaran anak-anak, remaja, dan orang dewasa pada krisis Covid-19, tentunya krisis yang berkepanjangan seperti ini tak pernah terjadi sebelumnya.

Namun tahukah Anda, dampak apa yang disebabkan oleh krisis Covid-19 ini?

Ketidaksiapan dan ketidaksetaraan peluang pembelajaran pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Karena nyatanya, terdapat banyak pihak yang masih perlu pembelajaran terkait dengan huruf dan aksara. Sebenarnya, ada berbagai literasi yang dapat dipelajari mulai dari literasi baca tulis, numerasi, digital, finansial, dan lainnya. Bagaimana dapat lebih lanjut mengerti tentang literasi lebih lanjut dan lengkap jika literasi dasar saja masih belum matang.

Karena adanya hambatan dari krisis yang terjadi, pada akhirnya, anak-anak, remaja, dan orang dewasa merasa tidak ada “pemasukan” ilmu yang signifikan, karena mengacu juga terhadap hambatan yang dimiliki oleh kebanyakan orang yaitu koneksi internet yang tak selalu mulus.

Namun, tenang saja, ada beberapa tips untuk Anda para orang tua yang tengah disibukkan dengan pembelajaran secara daring para anaknya sejak awal terjadinya krisis pandemik Covid-19 ini. Inilah 5 tips untuk mengembangkan dan meningkatkan minat membaca untuk anak Anda dan agar menguatkan literasi pada anak.

  1. Mulai membiasakan membaca sedari dini

Membiasakan membaca buku sedari kecil kepada anak memang tidak instan, apalagi anak sudah kecanduan games yang ada di gadget. Tapi, para orang tua harus memiliki tekad yang bulat untuk mulai membiasakannya. Mengapa membiasakan membaca buku sedari kecil itu penting? Karena jika anak sudah dikenalkan pada buku sejak dini, anak akan memiliki perkembangan otak yang lebih aktif dan tentunya memiliki perbendaharaan bahasa yang lebih banyak dan variatif. Dan seiring berjalannya waktu, anak akan gemar membaca buku.

  1. Menciptakan ruang baca yang menarik dan menyenangkan

Untuk memberikan semangat membaca kepada anak Anda sejak dini, Anda harus membuat ruangan baca menjadi lebih menyenangkan dan menarik. Anda juga bisa menambahkan permainan yang bertujuan untuk menghindarkan dan menghilangkan rasa jenuh pada anak. Jika anak sudah mulai jenuh, bisa istirahat sejenak sambil bermain, yang tentu saja, permainan yang dapat meningkatkan sistem motoric dan sarana pembelajaran juga.

  1. Memberikan hadiah berupa buku

Siapa yang tak suka diberi hadiah? Apalagi  anak, mereka akan cenderung lebih suka diberikan penghargaan berupa hadiah. Anda bisa memberikan hadiah berupa buku bergambar. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak.

  1. Memanfaatkan gadget atau smartphone

Dengan memanfaatkan gadget dengan baik dan benar, bisa menjadi “penolong” untuk penggunannya. Para orang tua dapat memanfaatkan gadget untuk melihat video edukasi. Untuk itu, para orang tua harus menetapkan mode anak di gadget mereka, agar aplikasi yang tidak seharusnya untuk anak dapat terfilter dengan baik dan disembunyikan terlebih dahulu.

Namun perlu digaris besari, bahwa para orang tua harus memberikan peraturan jadwal yang ketat terhadap penggunaan gadget, memperbolehkan menggunakan gadget pada hari apa dan pada jam berapa, agar menghindari anak kecanduan gadget.

  1. Memberikan contoh kepada anak

Anda percaya tidak dengan kata “Anak akan selalu menirukan sikap dan perilaku yang telah kita kerjakan”?. Hal tersebut yang akan menjamin kegemaran anak dalam membaca buku. Dimulai dari para orang tua yang sering memberikan contoh baik kepada anak. Para orang tua dapat memulai gemar membaca dengan membaca majalah atau koran.

Nah, itu dia beberapa tips dari kami untuk meningkatkan minat membaca pada anak. Semoga setiap niat dan usaha yang telah kita lakukan akan berbuah manis pada akhirnya. Mari gemar membaca, salam literasi.

Untuk membaca artikel menarik lainnya, silahkan tetap bersama kami di www.scopindo.com yang akan menyajika artikel terbaru setiap hari Selasa dan Rabu setiap minggunya. Oh ya, di Bulan September ini ada promo untuk paket penerbitan buku dan pembelian buku terbitan asli Scopindo Media Pustaka.

Tinggalkan Balasan

Add to cart