Kualitas Tanaman Wijen : Berbasis Bahan Organik di Lahan Pasir Pantai

Rp 84.500

Kategori: , , ,

Deskripsi

Wijen (Sesamum indicum L.) merupakan komoditas perkebunan rakyat yang potensial sebagai sumber minyak pangan yang banyak dibutuhkan. Tanaman ini mempunyai potensi agroindustri cerah diantaranya untuk keperluan bahan pangan, kue, penerangan, industri margarin, sabun, cat, produk parfum, bahan dasar produk farmasi, bahan ramuan obat, sebagai bahan/agen dispersi untuk membedakan macam insektisida. Hasil sisa pengolahan minyak wijen bermanfaat untuk pakan ternak/sapi karena masih mengandung nilai protein yang tinggi, masih dijumpai kandungan kalium, dan fosfor yang dapat dimanfaatkan untuk bahan pupuk organik. Wijen memiliki potensi secara ekonomis maupun kandungan gizi. Wijen ditinjau dari nutrisinya mengandung 571,17 kalori; 4,10 mg
copper; 2,44 mg Mn; 0,33 g triptofan; 972,27 mg Ca; 350,02 mg Mg; 14,52 mg Fe; 627,24 mg P; 7,76 mg Zn; 0,77 mg vitamin B1; 11,74 g serat dalam 100 g biji (Hansen, 2009). Minyak wijen mengandung 50% minyak nabati berkualitas tinggi yang dapat dimakan (edible oil) dan memiliki daya simpan lebih dari satu tahun tanpa mengalami kerusakan (tengik), karena mengandung antioksidan Sesamol. Selain itu wijen kaya akan asam lemak tak jenuh, khususnya asam oleat dan asam linoleat yang bermanfaat menurunkan kolesterol, dan mencegah arteriosklerosis (Sharar dkk., 2000).
Indonesia merupakan negara pengekspor dan sekaligus pengimpor wijen baik dalam bentuk biji kering ataupun minyak. Pada tahun 2004 Indonesia mengekspor biji kering ke Taiwan sebesar 156.264 kg dan ke Malaysia 18.400 kg, serta mengekspor minyak ke Singapura 14.895 kg. Pada tahun 2004 tersebut jumlah ekspor sebesar 220 ton atau senilai 0,03% dari total ekspor dunia, sedangkan jumlah impor mencapai 211 ton atau 0,12% dari total impor dunia. Meningkatnya kualitas hidup masyarakat yang diikuti dengan meningkatnya pola dan kesadaran hidup sehat memberikan dampak terhadap kebutuhan bahan pangan dan industri yang salah satunya berbahan dasar wijen, sehingga wijen masih layak dikembangkan (Rachman, 2005).
Kondisi lahan pertanian tanaman pangan, hutan, dan sawah di Indonesia semakin menyempit akibat konversi lahan menjadi lahan non pertanian seperti pemukiman, industri, transportasi. Hal tersebut dapat menjadi dasar pentingnya pemanfaatan lahan marginal, termasuk lahan pasir pantai.

Judul Buku : Kualitas Tanaman Wijen : Berbasis Bahan Organik di Lahan Pasir Pantai
Penulis : Dr. Dewi Ratna Nurhayati, MP.
Penerbit : Scopindo Media Pustaka
ISBN : 978-623-7729-57-0
Jumlah Halaman : 160
Berat : 1 kg
Lebar : 15,5 cm
Panjang : 23 cm

Informasi Tambahan

Berat 500 gram

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.

Cek Ongkir