Deskripsi
PUPUK ORGANIK DAN APLIKASINYA PADA
TANAMAN JAHE MERAH
Author:
I Gusti Nyoman Arthanawa, S.P., M.Si.
Dr. Ir. Yohanes Parlindungan Situmeang, M.Si.
Dr. Ir. I Gusti Bagus Udayana, M.Si.
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : x + 85 halaman
Tanaman jahe (Zingiber officinale) telah lama dikenal dan
tumbuh baik di Indonesia. Jahe yang termasuk keluarga
Zingiberaceae (temu-temuan), adalah tanaman rimpang yang
sangat populer sebagai rempah-rempah maupun sebagai bahan
obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di
ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa
keton bernama zingeron. Jahe merupakan tanaman rimpang
yang banyak tersebar di daerah Asia.
Berdasarkan data dari FAO tahun 2002 menyatakan bahwa
Indonesia merupakan negara yang menghasilkan jahe terbesar
ke tiga setelah India dan China. Jahe merah dikembangkan
karena memiliki khasiat baik sebagai obat tradisional, bumbu
masak maupun penghasil senyawa aromatik. Rimpang jahe
merah mengandung zat oleoresin dan minyak atsiri yang tinggi,
sehingga lebih banyak digunakan sebagai bahan baku obat.
Jahe juga mengandung oleoresin yang lebih banyak mengandung komponen-komponen non-volatil yang merupakan
zat pembentuk rasa pedas pada jahe. Umumnya oleoresin jahe
tersusun oleh gingerol, zingeron, shogaol, dan resin. Semakin
tua umur rimpang jahe, semakin besar pula kandungan
oleoresinnya.





Ulasan
Belum ada ulasan.