AKUNTANSI BERBASIS KEARIFAN LOCAL STUDI KASUS SUKU TENGGER

Rp 120.500

Deskripsi

AKUNTANSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL
STUDI KASUS SUKU TENGGER

Author:
Dr. Ana Sopanah, SE., M.Si., Ak., CA., CMA.
Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH., MH.
Dr. Zahir Ruysad, SH., M.Hum., CLA.

Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : vi + 170 halaman

Buku ini mengangkat keterkaitan antara kearifan lokal dan praktik akuntansi melalui studi mendalam pada masyarakat adat Suku Tengger di kawasan Bromo, Jawa Timur. Lebih dari sekadar komunitas tradisional, Tengger menunjukkan bagaimana nilai budaya, spiritualitas, dan gotong royong dapat berpadu dengan sistem pencatatan ekonomi dan akuntabilitas yang sederhana namun efektif.

Penulis memaparkan sejarah dan struktur sosial masyarakat Tengger, praktik keagamaan dan ritual adat seperti Yadnya Kasada, serta bagaimana kegiatan ekonomi mereka dipengaruhi oleh nilai spiritual dan solidaritas sosial. Dengan pendekatan interdisipliner, buku ini juga menjelaskan konsep dasar akuntansi, pentingnya literasi keuangan, serta peluang integrasi kearifan lokal dalam sistem akuntansi modern.

Tidak hanya mengungkap kendala yang dihadapi—seperti rendahnya literasi keuangan atau keterbatasan format pencatatan—buku ini menawarkan gagasan integrasi nilai adat dengan teknologi dan prinsip akuntansi berkelanjutan. Peran tokoh adat, pemuda, hingga kelembagaan lokal ditekankan sebagai pilar akuntabilitas sekaligus pelestarian budaya.

Melalui kajian ini, pembaca diajak memahami bahwa akuntansi bukan sekadar bahasa bisnis, melainkan juga sarana menjaga identitas budaya, memperkuat kepercayaan sosial, dan membangun ekonomi berkelanjutan. Buku ini relevan tidak hanya bagi akademisi dan praktisi akuntansi, tetapi juga pemerhati budaya, pembuat kebijakan, dan masyarakat luas yang ingin melihat bagaimana kearifan lokal dapat menjadi inspirasi dalam menjawab tantangan modernitas.

Informasi Tambahan

Berat 300 gram
Dimensi 16 × 24 × 1 cm

Cek Ongkir