Deskripsi
MODEL PENEGAKAN HUKUM ATAS TINDAKAN PIDANA PERDAGANGAN SATWA LIAR SECARA ILEGAL MELALUI PENDEKATAN PENTA HELIX
Author:
Prof. Dr. Wartiningsih, S.H., MHum.
Prof. Dr. Nunuk Nuswardani, S.H., MH.
Amelia Ayu Paramita, S.H., MH.
Moza Fausta, S.H., MH.
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : vi + 222 halaman
Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman
jenis keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Indonesia
menjadi salah satu pemasok terbesar perdagangan satwa di
dunia, hal ini meningkatkan ekonomi bagi masyarakat yang
tinggal di sekitar habitat satwa. Namun pada sisi yang lain
maraknya perdagangan terhadap satwa yang dilindungi, sudah
batang tentu hal tersebut merupakan kejahatan. Berdasarkan
data SIPP pada tahun 2011 hingga 2018, diketahui bahwa
provinsi dengan penanganan kasus terbanyak adalah Jawa
Timur sebanyak 52 kasus (terbanyak di Indonesia). Kasus-kasus
tersebut diproses berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun
1990, Undang-undang ini dipandang belum mampu mencegah
dan mendatangkan efek jera bagi pelaku.




