Deskripsi
PELUANG DAN TANTANGAN MARITIME PILOT DI ERA AI Analisis Manajemen Sdm Berkelanjutan dan Bingkai Regulasi Pelayaran
Penulis: Assoc Prof. Dr Gugus Wijonarko, MM.,Icpm
Arif Hidayat, SE., MM., CHRMA
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : x + 182 halaman
Perubahan teknologi kemudian menghadirkan dimensi baru. Digitalisasi navigasi, AIS, ECDIS, radar, sensor, big data, digital twin, hingga AI memungkinkan pengolahan informasi secara cepat, prediksi risiko, deteksi anomali, dan pemberian rekomendasi keputusan. Namun, buku ini menunjukkan bahwa teknologi tidak otomatis menghilangkan risiko. Muncul paradoks Human–AI: overtrust dapat menimbulkan automation bias dan penurunan keterampilan, sementara undertrust dapat menyebabkan teknologi tidak dimanfaatkan dan meningkatkan beban kognitif. Karena itu, masa depan pemanduan tidak diarahkan pada penggantian manusia oleh AI, melainkan pada human–AI collaboration. Monograf ini juga mengangkat persoalan yang sering kurang terlihat, yaitu konflik peran, ketidakjelasan kewenangan, tekanan komersial, job stress, fatigue, dan burnout. Pandu dapat menghadapi dilema antara tuntutan keselamatan dan tuntutan kecepatan pelayanan. Oleh karena itu, keselamatan tidak semestinya dibebankan hanya kepada individu pandu, tetapi harus dibangun melalui desain organisasi yang menyediakan role clarity, professional autonomy, organizational support, dan psychological safety. Dari perspektif hukum, monograf ini menempatkan regulasi sebagai bagian penting dari safety governance. Perkembangan AI dan otomasi menimbulkan pertanyaan baru mengenai kewenangan, tanggung jawab, akuntabilitas, liability, pengawasan manusia, dan hubungan antara pandu, nakhoda, organisasi, regulator, serta sistem AI. Regulasi karena itu harus mampu berkembang mengikuti perubahan teknologi tanpa mengurangi otoritas profesional yang diperlukan untuk menjaga keselamatan.




