Deskripsi
BUDIDAYA SAPI BALI
Author:
Dr. Ir Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, MP
Dr. Ida Ayu Surasmi, SE., MM., Ak
Gede Yohanes Arygunartha, S.Pd., M.Pd FIS
Prof. Dr. Ir. I Gusti Putu Eryani, MT
Made Pradnyagitha Harum Devani
Ye Saya Wadu
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : vi + 89 halaman
Sapi adalah hewan ternak terpenting dari jenis-jenis hewan
ternak yang dipelihara manusia sebagai sumber penghasil
daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan manusia lainnya.
Ternak sapi menghasilkan sekitar 50 % kebutuhan daging di
dunia, 95 % kebutuhan susu, dan kulitnya menghasilkan sekitar
85 % kebutuhan kulit untuk sepatu. Sapi potong asli Indonesia
adalah sapi potong yang sejak dahulu kala sudah terdapat di
Indonesia, sedangkan sapi lokal adalah sapi potong yang asalnya
dari luar Indonesia, tetapi sudah berkembang biak dan dibudidayakan lama sekali di Indonesia, sehingga telah mempunyai
ciri khas tertentu. Bangsa sapi potong asli Indonesia hanya sapi
Bali (Bos sondaicus), sedangkan yang termasuk sapi lokal adalah
sapi Madura dan sapi Sumba Ongole (SO). Memelihara sapi
sangat menguntungkan, karena tidak hanya menghasilkan
daging atau susu, tetapi juga menghasilkan pupuk kandang dan
sebagai potensi tenaga kerja. Budidaya merupakan suatu proses
mengkombinasikan faktor-faktor produksi berupa lahan, ternak,
tenaga kerja, dan modal untuk menghasilkan produk peternakan. Sapi potong sebagai penghasil daging, persentase karkas
cukup tinggi, yaitu berkisar antara 45% – 55% yang dapat dijual
pada umur 4-5 tahun.






Ulasan
Belum ada ulasan.