Deskripsi
MENJAGA TRADISI DI ARUS MODERNISASI Transformasi Budaya Dayak Mayan Dan Pembangunan Masyarakat Desa Mensusai
Penulis: Dr. Saherimiko, M. Si
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm Jumlah Halaman : viii + 176 halaman
Suku Dayak merupakan penduduk asli Pulau Kalimantan yang terbagi ke dalam 6 suku besar dan 405 sub-suku (J. U. Lontaan, 1974). Masyarakat Dayak tersebar di wilayah pedalaman Kalimantan baik di Indonesia yang mencakup Kalimantan Barat (Pontianak), Kalimantan Tengah (Palangka Raya), Kalimantan Selatan (Banjarmasin), Kalimantan Timur (Samarinda), dan Kalimantan Utara (Tanjung Selor), maupun di Sabah dan Sarawak, Malaysia. Setiap sub-suku memiliki kemiripan secara umum, namun tetap mempertahankan adat istiadat, budaya, dan bahasa khas sesuai dengan karakter sosial masyarakatnya masing-masing (Darmadi, 2016).
Wilayah Kalimantan Barat memiliki 151 sub-suku Dayak (Alloy dkk, 2008). Khusus di Kalimantan Barat, jumlah Sub-suku Dayak tersebar di berbagai kabupaten dengan Sub-suku utama: Dayak Kanayatn (Kendayan), Dayak Iban, Dayak Mualang dan Kantuk, Dayak Bidayau (Klemantan), Dayak Tamon, Embalok dan Kalis (Rumpun Dayak Banuaka), serta Dayak Kaninjal. Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Dayak di Kalimantan Barat terdiri atas berbagai kelompok yang memiliki identitas dan kebudayaan khas, tetapi tetap memiliki keterkaitan dalam rumpun besar masyarakat Dayak.




