Deskripsi
METRIK DISABILITAS
P E N U LIS
I Wayan Wid a n a n , S.T., M P M.
Gde Bagus Andhika Wicaksa n a , S.T., M.T.
Putu Gede Wahyu Satya Nugraha, S.T., M.A r s.
I Putu Hartawan, S.T., M.T.
I Gede Surya Darmawan, S.T., M.T.
Arsitek merupakan salah satu pihak yang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang dapat
dimanfaatkan oleh Masyarakat umum. Anggota Masyarakat terdiri atas beberapa kelompok termasuk mereka
yang memiliki kemampuan berbeda disbanding dengan yang lain atau sering pula disebut kelompok disabilitas.
Kelompok ini terdiri atas kelompok-kelompok dengan keterbatasan yang tidak sama. Dalam merancang sebuah
fasilitas arsitektural, kondisi pengguna merupakan unsur pokok yang dijadikan pertimbangan. Arsitek sering
menggantungkan factor ini pada standar ukuran ‘manusia normal’. Mayoritas standar ini tidak berguna saat
calon pengguna dari fasilitas yang akan dirancang adalah kelompok dengan kemampuan yang tidak sama
dengan orang kebanyakan. Untuk itu, diperlukan sebuah standar yang mengakomodir kelompok-kelompok yang
jumlahnya minoritas di Masyarakat. Standar ini akan membuka pengetahuan arsitek dan calon arsitek bahwa
standar yang selama ini dipergunakan masih memiliki kelemahan dan harus diperluas guna menjangkau
khalayak yang lebih luas. Buku metrik disabilitas ini disusun dengan tujuan agar dapat dipergunakan untuk
tujuan-tujuan tersebut. Dalam proses penyusunannya, tim penyusun berkonsultasi, melakukan observasi,
wawancara serta diskusi kelompok terfokus (Focus Group discussion -FGD) dengan kelompok yang disasar.
Metode-metode yang dipergunakan ini diharapkan untuk mencapai hasil yang presisi. Semua data yang
diperoleh selanjutnya disusun dengan sistematika sesuai dengan jenis disabilitas dan disajikan dalam bentuk
gambar dan standar-standar. Standar tersebut selanjutnya diuji dalam sebuah proyek kemanusiaan dalam
bentuk perancangan dan Pembangunan dua buah rumah bagi dua orang peyandang disablitas yang tinggal di
Desa Sembiran, Singaraja, di Bali Utara. Hasil uji kemudian dakai untuk menyempurnakan standar-standar yang
telah dihasilkan sebelumnya. Hasilnya adalah buku yang ada di hadapan pembaca sekalian. Kami tidak hendak
mengatakan bahwa ini adalah buku yang sempurna, akan tetapi kehadiran buku ini setidaknya bisa mengisi
celah standar-standar arsitektur yang sudah ada di pasar. Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih kepada
semua pihak yang telah berperan dalam penyusunan buku ini terutama Tim dari PUSPADI Bali yang dikoordinir
oleh Pak Latra. Semoga buku kecil ini memberi dampak besar menciptakan lingkungan yang setara bagi semua
orang.






Ulasan
Belum ada ulasan.