Deskripsi
TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN BERKELANJUTAN Pendekatan Ekofisiologi, Bioteknologi, Pertanian Presisi, dan Industri Pertanian Modern
Penulis:
Dr. Kovertina Rakhmi Indriana, S.P., M.P.
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Jumlah Halaman : xxiv + 452 halaman
Ekofisiologi tanaman merupakan bidang kajian yang menjelaskan bagaimana proses fisiologis tanaman berlangsung dalam hubungan yang dinamis dengan lingkungan tempat tanaman tumbuh. Tanaman tidak pernah berada dalam kondisi lingkungan yang benar-benar konstan. Intensitas cahaya berubah sepanjang hari, suhu berfluktuasi, ketersediaan air dipengaruhi oleh curah hujan dan kondisi tanah, sementara unsur hara berada dalam jumlah dan bentuk yang berbedabeda. Respons tanaman terhadap kondisi tersebut merupakan hasil interaksi berbagai proses internal dengan faktor lingkungan, sehingga tidak dapat dijelaskan hanya melalui satu faktor secara terpisah. Tanaman tidak pernah tumbuh dalam ruang yang terpisah dari lingkungannya. Setiap proses kehidupan tanaman berlangsung melalui hubungan yang terus-menerus antara kondisi internal tanaman dan keadaan lingkungan di sekitarnya. Cahaya yang diterima daun, ketersediaan air di dalam tanah, suhu udara, unsur hara, kondisi perakaran, hingga perubahan mikroklimat di sekitar tajuk semuanya dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hubungan antara tanaman dan lingkungannya inilah yang menjadi dasar pembahasan ekofisiologi. Ekofisiologi tidak hanya melihat bagaimana tanaman tumbuh, tetapi juga berusaha memahami mengapa tanaman memberikan respons tertentu ketika lingkungannya berubah. Dengan cara pandang tersebut, pertumbuhan tanaman dapat dipahami sebagai suatu proses yang dinamis, karena tanaman terus menyesuaikan fungsi fisiologisnya terhadap keadaan lingkungan.





