Semakin berkembangnya zaman, banyak website atau platform yang bertujuan untuk mempermudah sekaligus memberikan pengalaman baru yang berbeda dari sebelumnya. Tak terkecuali perkembangan di dunia Pendidikan, sudah banyak perubahan ke ranah digitalisasi, contohnya seperti Google Cendekia atau yang disebut dengan Google Scholar. Google Scholar ini merupakan sebuah layanan yang memungkinkan pengguna melakukan pencarian materi-materi pelajaran berupa teks dalam berbagai format publikasi.
Nah, Google Cendekia menyediakan cara yang mudah untuk mencari literatur akademis secara luas. Jadi dengan adanya platform ini, para pencari informasi dapat dengan mudah mencari buku, jurnal, karya ilmiah dan sebagaianya untuk keperluan penelitian.
Lalu, bagaimana cara penggunaan Google Scholar dengan baik dan efektif?
1. Pertama, dimulai dengan pembuatan akun atau email google, pastikan Anda memiliki akun atau email yang berafiliasi dengan Google, ya. Setelah itu, login dan masukkan email dan password Anda, lalu klik Next. Lalu muncul tampilan seperti di bawah ini.
2. Setelah itu klik My Profile pada bagian pojok kiri atas, lalu isi form sesuai dengan gambar di atas. Untuk bagian “Email Untuk Verifikasi” silahkan menuliskan akun email institusi, ya. (Tampilan layar akan berubah seperti ini)
3. Setelah itu, Google akan memberikan beberapa pilihan dokumen yang mengandung nama penulis. Penulis juga dapat mengklaim dokumen yang memang merupakan karyanya.
4. Selanjutnya, konfigurasi update artikel dan konfigurasi visibilitas profil. Jika konfigurasi update artikel memiliki dua pilihan (otomatis dan ingin mereview terlebih dahulu). Konfigurasi selanjutnya adalah dengan mengklik checkbox “Make My Profile Public” yang bertujuan agar profil Google Scholar dapat diakses publik. Selanjutnya klik Selesai/Done.
5. Lalu akan masuk pada beranda prodil Anda. Pada halaman ini ada beberapa fitur. Fitur verifikasi email : penambahan foto profil, daftar artikel, statistic sitasi pertahun, rincian jumlah sitasi, h-index dan i10-index, co-author. Cek email pribadi dengan domain institusi yang sebelumnya sudah dimasukkan pada saat registrasi, jika tidak ada notifikasi pada email tersebut, lakukan kembali pengiriman notifikasi dengan cara mengklik tautan verify, lalu klik Resend.
6. Setelah itu, klik link pada notifikasi verifikasi akun yang masuk ke dalam email, maka profil Google Scholar akan dapat diakses public. Profil Google Scholar yang sudah diverifikasi akan mengalami perubahan, yaitu pada bagian email akan muncul informasi “Verified domaininstitusi.ac.id”
7. Lalu, penambahan artikel ada 3 cara : penambahan grup artikel dan penambahan artikel yang sudah dijelaskan pada nomor 5 dan 6. Sedangkan untuk cara terakhir yaitu dengan cara menginput metadata dokumen dan artikel secara manual.
Pilih jenis artikel, misalkan Journal. Ketik data artikel, mulai dari Judul, penulis (jika lebih dari satu penulis, pisahkan masing-masing nama penulis dengan tanda (;) ), dan selnjutnya Anda dapat melanjutkan dengan informasi data yang lainnya, dan artikel sudah siap terbit.
Sekian panduan cara penggunaan Google Scholar yang dapat Anda coba sebagai strategi meningkatkan visibilitas di dunia maya.
Dan jika Anda ingin menerbitkan karya Anda, bisa jadi buku, karya ilmiah, serta penelitian, serahkan saja kepada Scopindo Media Pustaka, karena kami penerbit yang amanah, kredibel, murah dan berkualitas. Informasi selengkapnya, hubungi kami di www.scopindo.com
Sumber :
1. Universitas Raharja. 2020. Pengertian dan Manfaat Google Scholar. https://raharja.ac.id/2020/04/30/pengertian-dan-manfaat-google-scholar/ . Diakses tanggal 10 November 2021
2. ristekdikti.co.id. 2018. Panduan Google Scholar. http://kopertis3.or.id/v5/wp-content/uploads/PANDUAN-GS-LENGKAP.pdf . Diakses tanggal 10 November 2021



