Apakah para dosen muda dapat menerbitkan buku dengan kualitas terbaik? Jawabannya adalah tentu saja bisa. Karena untuk menciptakan karya terbaik, tidak memandang asal-usul serta latar belakang seseorang.
Nah, para dosen muda dapat memulai dengan menulis karya ilmiah yang tentu saja bisa dibukukan. Lalu, jenis karya ilmiah yang seperti apa? Yuk, cari tahu jenis-jenisnya.
Karya Ilmiah merupakan karya yang ditulis menganai ulasan tentang suatu masalah yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah tertentu. Sebelum menyusun karya ilmiah ini terlebih dahulu penulis melakukan sebuah penelitian dan kemudian diulas serta dijelaskan sedetail mungkin pada karyanya.
Nah, penulis dapat melakukan penelitian dengan cara menemukan suatu permasalahan kemudian diteliti apa yang menyebabkan suatu masalah itu terjadi serta dilanjutkan dengan mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Karena karya ilmiah itu bersifat ilmiah, maka isinya pun juga harus konkrit dan disertai dengan data, fakta serta hasil pengamatan yang logis dan ilmiah.
Apa saja jenis-jenis umum dari karya ilmiah?
Berikut adalah jenis-jenis umum karya tulis ilmiah :
1. Artikel Ilmiah
Artikel ini merupakan tulisan yang berisi tentang opini dari penulisnya, yang didasarkan pada suatu peristiwa.
Isi dari karya ilmiah ini bersifat subjektif, sesuai dengan pendapat penulis. Dibandingkan dengan karya ilmiah lainnya, artikel ilmiah ini apaling banyak ditemui.
Namun jika merujuk kepada definisi dari karya ilmiah, maka artikel ilmiah ini memiliki pengertian sebagai artikel yang nantinya disusun ke dalam jurnal ilmiah.
Untuk Isinya sendiri tetap memaparkan fakta dan data dari suatu peristiwa maupun sebuah penelitian. Strukturnya pun akan mengikuti aturan dari penulisan karya tulis dengan sifat ilmiah secara umum.
2. Makalah
Untuk Jenis yang kedua ini yaitu makalah. Makalah memiliki pengertian sebagai sebuah karya tulis yang isinya mengulas mengenai data di lapangan yang sifatnya empiris.
Selain sifat empiris, makalah juga memiliki sifat objektif terhadap perkembangan serta permasalahan yang tengah beredar di masyarakat. Makalh ini juga merupakan hasil analisa logis dari penulis.
3. Skripsi
Sama halnya dengan tesis, skripsi ini juga merupakan karya ilmiah yang wajib disusun oleh mahasiswa sebagai syarat kelulusan, namun yang menjadi pembeda adalah skripsi ini ditulis oleh mahasiswa Strata 1.
Skripsi sendiri memiliki pengertian sebagai karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian yang memiliki ruang lingkup lebih kecil. Namun diharapkan bahkan diwajibkan untuk mampu membahas secara tajam dan mendalam.
Skripsi disusun dengan menggunakan opini dari penulis setelah menyimpulkan hasil pendapat dan hasil data dari peneliti sebelumnya. Sedangkan untuk metodologi penelitian yang digunakan bisa metode kualitatif maupun kuantitatif.
4. Tesis
Tesis merupakan salah satu karya ilmiah yang wajib disusun oleh mahasiswa program Magisters (S2). Tesis ini bersifat wajib, karena menjadi suatu penentu kelulusan.
Tesis sendiri memiliki pengertian sebagai sebuah karya ilmiah yang di dalamnya menguak suatu pengetahuan baru secara empiris (pengalaman yang didapatkan oleh penulis selama melakukan penelitian) dan juga teoritis (penelitian dengan melakukan pengujian terhadap teori-teori yang sudah ada).
5. Disertasi
Disertasi ini karya ilmiah yang wajib disusun dan ditempuh oleh mahasiswa S3 untuk mendapatkan gelar doktor.
Disertasi adalah merupakan karya tulis yang disusun dari temuan original dari penulis melalui kegiatan penelitian. Bisa juga diartikan sebagai karya ilmiah yang memaparkan temuan penulis dari suatu pendapat yang kemudian dibuktikan secara ilmiah.
Disertasi ini berisi pemaparan hasil penelitian secara empiris dan teoritis. Pada umumnya, batas penyusunan disertasi ini adalah lima tahun, dan jika penulis belum bisa menyelesaikannya hingga batas waktu yang ditentukan, maka akan mengulang atau sesuai kebijakan kampus.
6. Kertas Kerja
Tahukah Anda, bahwa kertas kerja juga termasuk jenis karya ilmiah, lho. Kertas kerja ini mirip dengan makalah, namun isinya memaparkan suatu hal melalui analisis yang lebih mendalam.
Nah, selain jenis-jenis umum dari karya ilmiah di atas, para dosen muda dapat menciptakan karya ilmiah dalam bentuk buku monograf, buku ajar, dan juga jurnal ilmiah. Semua jenis-jenis ini dapat dibukukan melalui Scopindo Media Pustaka. Info selengkapnya bisa Anda lihat di www.scopindo.com
Sumber :
- Jenis Karya Ilmiah yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Persepsi. Dunia Dosen. https://www.duniadosen.com/jenis-karya-ilmiah/ (diakses tanggal 11 Oktober 2021)

