Ingin Work From Home Jadi Lebih Produktif dan Menyenangkan? Scopindo Media Pustaka Punya Rekomendasi Buku yang Bisa Temani Hari-Hari Anda
Sejak kasus pandemi covid-19 yang kembali meningkat, pemerintah mulai menerapkan sistem PSBB, PPKM mikro, dan juga PPKM darurat. Begitu pula dengan anjuran atau perintah untuk membatasi kegiatan di luar rumah, sebagai upaya mengantisipasi lonjakan penularan virus covid-19. Hal ini juga yang mengharuskan perusahaan atau organisasi profesional untuk melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah (work from home).
Sering kali kegiatan bekerja dari rumah menjadi sebuah keresahan untuk para pekerja, karena untuk sebagian orang merasakan ketidaknyamanan bekerja secara professional dari rumah, dan hal itu yang rentan menyebabkan stress. Untuk menjaga imunitas agar tetap stabil, Anda perlu menjaga kesehatan tubuh dan mental. Mengapa harus menjaga kesehatan mental juga? Karena kesehatan mental merupakan wujud dari kesehatan itu sendiri yang bisa mendukung imunitas agar tetap stabil dan meningkat, salah satu caranya adalah dengan mengelola stress. Anda dapat melakukan kegiatan yang positif seperti membaca buku untuk mengusir kejenuhan dikala work from home.
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi buku dari terbitan asli Scopindo Media Pustaka yang cocok untuk menemani work from home Anda.
1. Buku INOVASI : Konsep, Manajemen, dan Strategi
Buku ini ditulis oleh Dr. Jimmy Lizardo, Dr. Agus Samsudin, dan Dr. Arya Permadi. Buku ini merupakan pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin menambah wawasan dalam hal berinovasi untuk bisnis atau sesuatu yang baru. Buku ini berisi bahwa setiap orang pada hakikatnya dapat melakukan suatu inovasi, karena setiap orang dapat melakukan cara baru dalam melakukan sesuatu hal, ini berarti bahwa inovasi dapat mengubah proses atau menciptakan cara yang lebih efektif bagi produk atau ide-ide.
Sesungguhnya, menjadi inovatif tidak berarti harus menemukan sesuatu yang baru, bisa saja dengan mengganti model bisnis, melakukan adaptasi terhadap lingkungan atau mungkin mengganti proses bisnis yang ada. Apalagi di masa disrupsi dan pandemi ini dimana dampaknya secara signifikan dirasakan oleh semua sektor karena ada perubahan perilaku konsumen. Dengan demikian inovasi menemukan momentum kembali agar setiap organisasi perlu melakukan inovasi dan suka atau tidak suka setiap pelaku bisnis “dipaksa” untuk melakukan inovasi.
2. Buku PEREMPUAN YANG: Santri, penyelenggara pemilu, sopir ojek online, difabel, waranggana, kuli panggul, nelayan, buruh pabrik, penjual jamu keliling, satpam, dan pekerja seks.
Buku ini disusun oleh Srikandi Bawaslu di Jawa Timur, yang merupakan kumpulan tulisan dari para perempuan penyelenggara pemilu di Jawa Timur yang telah melakukan wawancara, datang menemani dan mendengarkan segala cerita perempuan “pinggiran” dalam menghadapi pemilu. Mereka bercerita tentang pengalamannya mengikuti pemilu, pengetahuan-pengetahuan yang terbatas, sikap dan pandangan politik, serta mimpi-mimpinya tentang demokrasi dan masa depan Indonesia. Membaca kumpulan tulisan ini kita akan menyadari bahwa tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu dan pemangku kebijakan cukup besar serta perlu terus ditingkatkan. Mungkin diantara kita banyak yang suka bicara di ruang seminar, depan televisi dan berdebat sengit untuk urusan tertentu. Namun barangkali kita perlu sejenak diam dan lebih banyak memfungsikan telinga kita untuk memperjuangkan mereka dalam kebijakan yang nyata.
3. Buku THERAPY SELF HATER HEALING
Buku yang ditulis oleh Renny Nirwana Sari yang terinspirasi dari berbagai aktivitas yang sering dilakukan oleh generasi milenial di kehidupan sehari-hari, yang tak lepas dengan gadget dan dunia maya, baik itu sosial media, game online, belanja online, traveling dan aktivitas lainnya. Bagi beberapa orang bahkan semua orang, internet merupakan jendela dunia sehingga dengan mudah kita terima baik informasi yang bersifat ilmiah, bisnis, intertaiment, gosip ataupun hoax. Para pengguna internet saat ini disebut pula sebagai warganet atau netizen. Warganet atau netizen banyak dipakai pada pertengahan 1990an pionir dan pengarang internet Michael F.Hauben yang terkelnal mentenarkan istilah tersebut untuk menyebut orang-orang yang memakai dan mendiami geografi dari internet. Nitizen memiliki banyak kebebasan berbicara secara online.
Dari ketiga rekomendasi buku di atas, apakah Anda sudah berminat untuk beralih hobi ke membaca buku, dikala bekerja dari rumah dan di rumah saja? Atau sudah punya judul incaran dari ketiga buku di atas?
Nah, buku-buku di atas bisa Anda dapatkan di website kami www.scopindo.com atau bisa melalui marketplace favorite Anda.

