atasi bad mood saat menulis

Lakukan Cara Ini Untuk Atasi “Bad Mood” Saat Menulis! Jaminan Bisa Meningkatkan Produktivitas

Siapa yang tak pernah mengalami bad mood atau kondisi dimana suasana hati dan pikiran sedang jelek? Pasti semua orang pernah mengalaminya, dan menurut penelitian bad mood bisa menurunkan metabolisme dalam tubuh, walhasil, produktivitas menjadi lebih menurun, bukan?

Tapi tahukah Anda, ada cara untuk mengatasi bad mood, yang dikhususkan untuk Anda para penulis maupun yang sedang mengerjakan proyek kepenulisan. Ingin tahu, apa saja tipsnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

1. Bersantai sejenak

Tak dapat dipungkiri bahwa pekerjaan menulis itu dapat menguras otak  dan akhirnya bisa jadi burn out. Hal ini yang sering menjadi alasan dari bad mood itu sendiri. Jadi, Anda tak perlu memaksakan diri untuk selalu duduk di depan PC atau laptop Anda. Ada kalanya, harus mengistirahatkan pikiran dan tenaga Anda, agar tulisan yang Anda tulis juga akan lebih maksimal dan menarik di mata pembaca.

Beristirahat sejenak dengan melupakan semua hal yang berhubungan dengan tulisan Anda, tujuannya adalah untuk me-refresh kembali pikiran. Caranya? Bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satu cara yang paling mudah adalah tidur atau hanya sekedar rebahan, bisa juga dengan mendengarkan musik favorit, bermain games, menonton film/series/drama favorit ataupun hal lainnya yang dapat membuat pikiran Anda menjadi rileks.

 

2. Mengganti suasana tempat menulis

Jika Anda sering mengalami mood yang jelek, mungkin akar masalahnya ada pada tempat menulis Anda yang itu-itu saja. Nah, kali ini Anda bisa mencoba suasana baru dengan mengganti atmosfer atau juga bisa berpindah tempat ke tempat yang baru untuk menulis, seperti di perpustakaan atau café. Tidak masalah kok, jika harus berpindah tempat menulis, bisa dimana saja, asalkan Anda bisa fokus dan konsisten untuk mengerjakannya.

 

3. Melakukan aktivitas lain selain menulis

Melakukan aktivitas selain menulis di tengah sibuknya deadline, itu sah-sah saja, asal tetap ingat dengan tanggal jatuh tempo deadline. Anda bisa melakukan aktivitas lain seperti berkebun, foto OOTD (Outfit of the day), memasak, dan lainnya. Tujuannya pasti untuk me-refresh pikiran Anda, siapa tahu dengan melakukan aktivitas-aktivitas lain selain menulis, Anda bisa mendapatkan ide baru. Namun, jangan sampai terlengah ya, takut nanti kebablasan hihi.

 

4. Membayangkan buku Anda menjadi “Best-Selling Book“

“Andai, buku yang aku tulis menjadi buku best seller, gimana ya rasanya?” Apakah diantara kalian, ada yang pernah berpikiran seperti ini? Tidak apa-apa jika harus mengkhayal dulu, yang penting ada kemauan dan usaha untuk menggapainya.

Mungkin dengan mengkhayal bisa menjadi mood booster Anda yang paling efektif, salah satunya bisa membayangkan buku yang Anda tulis menjadi “Best-selling book” atau membayangkan Anda menjadi penulis terkenal. Setidaknya ini bisa menjadi motivasi Anda untuk terus berkarya dan ikut andil dalam memajukan bangsa dengan literasi.

 

Nah, itu dia beberapa cara jitu dari Scopindo Media Pustaka yang dapat Anda aplikasikan untuk mengatasi dan menghilangkan bad mood saat menulis. Namun, ingatlah bahwa cara-cara di atas mungkin tidak 100% bekerja pada setiap orang, karena semuanya kembali pada pribadi masing-masing. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membantu.

Untuk penerbitan dan pembelian buku, bisa melalui Scopindo Media Pustaka. Info selengkapnya? akses website kami di www.scopindo.com

Add to cart