Referensi Buku Kedokteran Terbitan Asli Scopindo Media Pustaka, Ini 3 Rekomendasinya Untuk Anda

Ilmu kedokteran memiliki banyak cabang ilmu yang salah satunya adalah ilmu kedokteran forensik. Seperti yang telah banyak diketahui bahwa ilmu forensik merupakan ilmu yang secara sederhana dapat didefinisikan sebagai penerapan ilmu kedokteran dalam penegakan keadilan. Namun ilmu kedokteran forensik lebih dari sekedar itu. Nah, di bawah ini ada beberapa rekomendasi buku ilmu kedokteran forensik terbitan Scopindo Media Pustaka yang berguna untuk menambah wawasan serta pengetahuan tentang ilmu ini.

  1. Buku “Ilmu Kedokteran Forensik”

Buku “Ilmu Kedokteran Forensik”

Buku ini merupakan buku yang ditulis oleh Ahmad Yudianto, beliau merupakan SMF Kedokteran Forensik RSUD Dr. Soetomo dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Buku ini pada dasarnya merupakan kumpulan materi-materi ajar Ilmu Kedokteran Forensik yang diselenggarakan di Program Studi Magister Ilmu Forensik Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga. Buku ini berisikan tentang ilmu forensik yang diharapkan dapat akan bermanfaat untuk para pembaca serta dapat menambah pemahaman, pengetahuan dan wawasan pada ilmu kedokteran forensik khususnya bagi mahasiswa di bidang kedokteran, Kesehatan, pemerhati forensik, penegak hukum dan lainnya.

Penulis menjelaskan pada buku ini bahwa Ilmu Kedokteran Forensik merupakan cabang spesialistik ilmu kedokteran yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hukum. Proses penegakan hukum dan keadilan merupakan suatu usaha ilmiah, dan bukan sekadar common sense, nonscientific belaka. Buku yang bernomor ISBN 978-623-6500-14-9 ini memiliki tebal buku dengan jumlah halaman 204 serta dibanderol dengan harga 99.500.

 

  1. Buku “Metode Alternatif Identifikasi Forensik: Estimasi Umur Melalui Metilasi DNA Pada Bercak Darah”

Buku “Metode Alternatif Identifikasi Forensik: Estimasi Umur Melalui Metilasi DNA Pada Bercak Darah”

Berbeda dengan buku pada nomor 1, buku yang ditulis oleh Muhammad Afiful Jauhani ini dibanderol dengan harga 65.500 dan bernomor ISBN 978-623-6922-65-1 dengan tebal buku 78 halaman.

Identifikasi dalam bidang kedokteran forensik adalah upaya untuk membantu penegak hukum dalam menentukan identitas seseorang (Kumar et al., 2014). Identitas personal sering menjadi masalah dalam kasus pidana, kasus perdata, kematian tanpa identitas, dan bencana massal. Data primer yang digunakan dalam identifikasi adalah sidik jari, catatan gigi, dan asam deoksiribonukleat atau deoxyribonucleic acid (DNA) (Schmeling et al., 2016). Estimasi umur sangat penting dalam analisis forensik. Umur individu lebih sering diperkirakan dengan menggunakan tulang dan gigi. Akan tetapi, hal ini terbatas hanya pada kasus-kasus tertentu yang berhubungan dengan adanya kerangka manusia (Schmeling et al., 2016). Data catatan gigi juga sulit diperoleh karena rekam catatan gigi masih jarang dilakukan. Sehingga data primer yang masih sangat memung- kinkan untuk diperiksa adalah DNA (Yi et al., 2014). Dengan adanya buku ini, penulis harap para pembaca mendapatkan pemahaman, wawasan, dan pengetahuan lebih tentang ilmu forensik ini.

 

  1. Buku “Pembuktian kesalahan: pertanggungjawaban pidana dokter atas dugaan malpraktik”

Buku “Pembuktian kesalahan: pertanggungjawaban pidana dokter atas dugaan malpraktik”

 Buku ini eksklusif ditulis oleh Dr. Sabrina Hidayat, SH., MH,. Penulis ingin pembacanya paham dan mengetahui bahwa dalam pelayanan kesehatan tidak terlepas dari perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi. Kesehatan telah menjadi suatu kebutuhan pokok manusia selain sandang, pangan dan papan, dalam arti hidup dalam keadaan sehat adalah suatu kebutuhan yang sangat mendasar. Bukan hanya sehat jasmani, juga sehat rohani bahkan kriteria sehat manusia telah bertambah menjadi sehat sosial dan juga sehat ekonomi. Kebutuhan manusia akan pengobatan untuk menyelamatkan nyawanya merupakan hal yang mendasar yang diperlukan setiap makhluk hidup insani.

Oleh karena itu diperlukan pihak lain yang mempunyai keahlian untuk memberikan pertolongan kepadanya agar terbebas dari penyakit yang dideritanya tersebut. Dokter merupakan ilmuwan yang telah dididik secara profesional untuk memberikan pertolongan kepada seseorang yang membutuhkan pelayanan medisnya. Pendidikan kedokteran telah memberikan bekal knowledge (pengetahuan), skill (keterampilan) dan professional attitude (perilaku profesional) bagi peserta didiknya untuk dibentuk sebagai dokter yang berkompeten dengan didasari perilaku profesi yang selalu siap memberikan pertolongan kepada sesamanya.Buku dengan nomor ISBN 978-623-6500-27-9 ini dibanderol dengan harga 112.600 dengan teball bulu yaitu 218 halaman.

Buku-buku di atas dapat Anda dapatkan di official marketplace kami atau juga bisa Anda dapatkan di official website kami di www.scopindo.com.

Review Buku : Strategi Komunikasi Pemasaran Menggunakan Teknik Integrated Marketing Communication (IMC)

Buku dengan judul “Strategi Komunikasi Pemasaran Menggunakan Teknik IMC” ini ditulis oleh Dr. Irene Silviani, MSP dan Prabudi Darus,  S. Sos., M.I.Kom. Buku ini terdiri dari 6 bab yang masing-masing babnya memiliki pembahasan serta detail bab yang menarik, antara lain :

  1. Bab 1, membahas tentang “Fenomena Strategi Komunikasi Pemasaran”

Pada bab ini, pembaca akan dibawa pada pembahasan dasar terkait denga napa yang terjadi pada aktivitas berkomunikasi khususnya pada pemasaran. Dewasa ini, umumnya promosi atau kegiatan memasarkan dilakukan oleh perusahaan besar maupun kecil untuk mempertahankan sebuah produk termasuk angka penjualan dan penguatan sebuah merek, biasanya promosi ini dapat melalui periklanan ataupun alat-alat komunikasi pemasaran lainnya seperti humas, pemasaran langsung, penjualan personal, dan promosi penjualan. Untuk itu, dibutuhkan pendekatan baru dimana alat-alat komunikasi pemasaran bisa berjalan efektif dan terintegrasi. Salah satunya dengan cara melakukan komunikasi pemasaran atau Marketing Communicationss (MC).

Jika berdasarkan konsep komunikasi pemasaran, perusahaan memadukan dan mengkoordinasikan semua bauran dan komponen dari kegiatan pemasaran itu untuk menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat. Pada komunikasi ini membentuk identitas merek yang kuat dengan mengikat serta memperkuat citra dan pesan, dan juga dapat menghasilkan konsistensi komunikasi yang lebih baik, lebih efektif, dan dapat juga berdampak pada nilai penjualan yang lebih besar.

  1. Bab 2, membahas tentang “Strategi Komunikasi Pemasaran”

Jika pada bab 1 di atas, membahas tentang fenomena apa yang terjadi pada strategi komunikasi pemasaran, nah, pada bab 2 ini akan membahas lebih spesifik lagi tentang strategi komunikasi pemasaran. Hal tersebut bertujuan agar pembaca dapat lebih mengerti terkait denga napa yang ingin penulis sampaikan. Penulis membahas definisi tentang strategi komunikasi terlebih dahulu, menurut Rogers (1982), strategi komunikasi sebagai suatu rancangan yang dibuat untuk mengubah tingkah laku manusia dalam skala yang lebih besar melalui transfer ide-ide baru. Middleton (1980) juga menyatakan bahwa “strategi komunikasi adalah kombinasi terbaik dari semua elemen komunikasi mulai dari komunikator, pesan, saluran, penerima sampai pada pengaruh (efek) yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi yang optimal”

Strategi komunikasi itu bertujuan untuk menciptakan pengertian dalam berkomunikasi, membina dan memotivasi agar dapat mencapai sebuah tujuan yang diinginkan. Nah ada beberapa cara agar pesan yang disampaikan kepada khalayak menjadi efektif, yaitu dengan cara : komunikator harus sudah mengenal para khalayak luas (siapa segmen public yang dituju, status sosialnya, umurnya, dan lain-lain), komunikator juga dapat menyusun pesan yang akan disampaikan terlebih dahulu, lalu menetapkan metode, pesan dapat mengandung unsur yang informatif, persuasive, dan edukatif, ada kalanya juga komunikator dapat berlaku kursif, dan lainnya.

  1. Bab 3, “Teori-Teori Komunikasi”

Nah, pada bab 3 ini, kita mulai membahas tentang macam-macam teori komunikasi. Pada buku ini, penulis menyampaikan 12 teori, antara lain :

  1. Teori komunikasi lintas budaya
  2. Teori komunikasi antarpribadi
  3. Teori komunikasi organisasi
  4. Metode Dagmar (Defining Advertising Goals for Measured Advertising Result)
  5. Product Life Cycle (Strategi pemasaran yang berpendapat bahwa produk memiliki siklus hidup yang berarti bahwa produk mempunyai masa hidup, penjualan produk melalui tahap yang berbeda, setiap tahap mempunyai tantangan, peluang dan masalah yang berbeda, laba naik turun pada berbagai tahap siklus hidup produk, dan produk memerlukan strategi pemasaran, keuangan, manufaktur, pembelian,dan sumber daya manusia yang berbeda.)
  6. Branding
  7. Marketing Communication Mix ( Advertising, Public Relation, Sales Promotions, Personal Selling, Direct Promotions)
  8. Advertising
  9. Public Relations
  10. Sales Promotions
  11. Personal Selling, dan
  12. Direct Promotion

 

  1. Bab 4 , membahas tentang “Integrated Marketing Communication (IMC)”

Jika pada bab-bab sebelumnya penulis membahas tentang komunikasi, pada bab 4 ini penulis akan membahas tentang integrasi komunikasi pemasaran atau yang biasa disebut dengan IMC. Dimulai dari definisi terlebih dahulu, IMC merupakan suatu metode tentang bagaimana suatu bisnis bisa disampaikan dengan pesan yang sama pada seluruh media pemasaran. IMC atau biasa disebut komunikasi pemasaran terpadu adalah suatu strategi pemasaran bagi bisnis untuk mengomunikasikan pesan yang sama di semua saluran pemasaran. Tujuannya untuk memengaruhi khalayak dengan elemen promosinya sampai ke tingkat kognisi, afeksi, dan konasi. IMC kini konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang mengakui nilai tambah rencana komprehensif yang mengkaji peran strategi masing-masing bentuk komunikasi.

Jadi, ketika Anda ingin dan sudah memulai suatu usaha atau bisnis, strategi komunikasi dengan cara IMC ini dapat Anda lakukan dengan melalui iklan, direct response, promosi penjualan ataupun humas.

Tak hanya membahas definisi dan tujuannya saja, namun penulis juga memberikan informasi terkait dengan penerapan strategi IMC, proses melakukan strategi IMC serta contohnya.

  1. Bab 5, Strategi Komunikasi Pemasaran Menggunakan Teknik Integrated Marketing Communication (IMC)

Setelah kita mengetahui tentang definisi satu persatu elemen pembahasan, pada bagian inilah penulis akan menjelaskan mengenai strategi komunikasi pemasaran terpadu. Strategi merupakan rencana cermat dan sistematis mengenai suatu kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Strategi komunikasi pemasaran terpadu ini terbagi menjadi tiga aktivitas utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program komunikasi pemasaran terpadu. Pada bab 5 ini, pembaca akan diberikan pengertian bagaimana teknik komunikasi pemasaran terpadu ini dapat bekerja, mulai dari perencanaan program yang terdiri dari 5 langkah, lalu dilanjutkan dengan pelaksanaannya yang dilaksanakan melalui elemen-elemen penting antara lain : periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat atau publikasi, penjualan personal, dan pemasaran langsung. Lalu selanjutnya, tahapan evaluasi program komunikasi pemasaran terpadu.

Buku yang dibanderol dengan harga Rp 71.000 ini diharapkan bisa memberikan saran yang mungkin dapat digunakan sebagai pertimbangan oleh perusahaan dalam menetukan kebijakan perusahaan dalam sistem komunikasi pemasarannya. Buku ini sudah bisa Anda dapatkan di marketplace kesayangan anda  atau juga bisa didapatkan di toko online www.scopindo.com

Detail buku :

Judul Buku : Strategi Komunikasi Pemasaran Menggunakan Teknik Integrated Marketing Communication (IMC)

Penerbit : Scopindo Media Pustaka

Pengarang : Dr. Irene Silviani, MSP dan Prabudi Darus,  S. Sos., M.I.Kom

ISBN : 978-623-365-012-0
Ukuran : 15.5×23 cm
Tahun : 2021

Review Buku : Pengantar Ilmu Perundang-Undangan

Buku Pengantar Ilmu Perundang-Undangan ini ditulis oleh Mastorat H. Muh. Tahir, yang merupakan dosen atau pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammad Bima, Nusa Tenggara Barat. Buku ini berisikan tentang materi mata kuliah Pengantar Ilmu Perundang-Undangan sebagai salah satu mata kuliah baru dalam disiplin ilmu hukum. Buku ini dilengkapi oleh 9 bab yang memiliki masing-masing pembahasan, berikut ini detail 9 bab tersebut.

Lalu apa saja isi dari buku ini?

  1. Peristilahan Perundang-Undangan

Sebagai buku ajar, awal pembahasan akan menuju kepada deskripsi dasar, seperti bagaimana deskripsi perundang-undangan secara umum, apa saja fungsi dan asas perundang-undangan, konsep dan prinsip pembentukan peraturan perundang-undangan. Ilmu Pengetahuan Perundang-undangan merupakan ilmu interdisipliner yang mempelajari tentang pembentukan peraturan negara.

  1. Lembaga-Lembaga di Indonesia Pembentuk Perundang-Undangan

Di buku ini juga membahas tentang lembaga-lembaga negara/pemerintah pembentuk undang-undang. Di bagian ini, lembaga yang disebutkan dibagi lagi menjadi 2 yaitu pada era sebelum amandemen UUD 1945 dan pasca amandemen 1945. Ada perbedaan dari keduanya, karena disusun menurut UUD 1945. Pada era pasca amandemen dinilai bahwa, hal tersebut telah menciptakan suatu system konstitusional yang berdasarkan perimbangan kekuasaan yaitu setiap kekuasaan dibatasi oleh undang-undang berdasarkan fungsi masing-masing. Bab ini juga membahas tentang kekuasaan tiap dewan atau pemerintahan dalam pembentukan undang-undang, seperti DPR, DPD, dan Presiden.

  1. Sistem Norma dan Hierarki / Tata Susunan Hukum di Indonesia

Pada bagian ini, penulis mendeskripsikan terlebih dahulu apa itu norma, norma hukum, serta sistem norma hukum di Indonesia, tentunya bertujuan sebagai bahan ajar dan agar pembaca atau mahasiswa dapat lebih paham terkait dengan pembahasan pada bagian ini. Tak hanya itu, penulis juga menjelaskan tentang macam-macam norma hukum dalam masyarakat, yaitu: norma kesusilaan, norma kesopanan, norma agama, dan norma hukum.

  1. Jenis-Jenis dan Fungsi Peraturan Perundang-Undangan

Pada bagian ini, penulis menjabarkan apa saja jenis-jenis peraturan dari zaman hindia belanda di Indonesia dan fungsi peraturan perundang-undangannya. Adapun jenis-jenis peraturan perundang-undangan di Indonesia, yaitu : peraturan perundang-undangan tangkat pusat, surat edaran, peraturan perundang-undanngan tingkat daerah.

  1. Dasar-Dasar Peraturan Perundang-Undangan

Berbicara tentang peraturan perundang-undangan, pasti terdapat dasar-dasar peraturan dari perundang-undangan tersebut yang dapat digunakan sebagai ‘alas’. Penulis menjabarkan beberapa dasar dari peraturan perundang-undangan, antara lain :

  1. Dasar filosofis
  2. Dasar yuridis
  3. Dasar politis
  4. Dasar sosiologis

Pembaca dapat mempelajari masing-masing dari definisi dasar peraturan perundang-undangan yang telah dijabarkan oleh penulis.

  1. Materi – Materi Muatan Peraturan Perundang-Undangan

Buku ini merupakan buku ajar yang dapat dipelajari pada tiap babnya, penulis menuliskan beberapa materi yang memuat peraturan perundang-undangan pada bagian ini, antara lain:

  1. Materi muatan UUD NKRI 1945
  2. Materi muatan TAP MPR
  3. Materi muatan undang-undang
  4. Materi muatan PERPU
  5. Materi muatan peraturan pemerintah
  6. Materi muatan Perpres
  7. Materi muatan keputusan presiden
  8. Materi muatan perturan daerah

Berdasarkan telaah dalam bidang perundang-undangan, dirasa perlu adanya kejelasan terkait materi peraturan tertentu yang harus dimuat dalam tiap jenis peraturan perundang-undangan. Maka dari itu, tujuan adanya materi-materi yang ditulis ini adalah untuk mengenali berbagai jenis dan bentuk peraturan perundang-undangan, memahami tata urutan atau tata susunannya.

  1. Proses Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan

Tak lengkap rasanya jika kita tahu materi-materi muatan peraturan perundang-undangan, namun tak mengetahui proses pembentukannya. Penulis menjabarkannya dalam penjelasan yang mudah dipahami. Proses-prosenya dibagi menjadi 7, yaitu :

  1. Proses Pembentukan UUD NRI 1945
  2. Periode untuk 1945
  3. Periode diberlakukannya konstitusi RIS 1949
  4. Periode 1950
  5. Periode kembalinya ke 1945
  6. Periode Pembentukan TAP MPR
  7. Proses Pembentukan Undang-Undang
  8. Proses penyusunan rancangan undang-undang
  9. Tata cara penyusunan dan pengelolaan prolegnas
  10. Proses pembentukan undang-undang
  11. Proses Pembentukan PERPU
  12. Proses Pembentukan Peraturan Pemerintah
  13. Proses Pembentukan PERPRES
  14. Proses Pembentukan Peraturan Daerah

      8. Penyusunan Naskah Akademik

Di bagian ini penulis ingin memberikan pengertian bagaimana penyusunan naskah akademik itu dilakukan. Penyusunan naskah didasarkan hukum yang bagaimana, lalu bagaimana proses penyusunan dan sistematika naskah akademiknya.

  1. Kerangka dan Teknik Peraturan Perundang-Undangan

Nah, untuk di bagian ini, dijelaskan kerangka-kerangkanya dan teknik pembuatan dan penjelasan dari peraturan perundang-undangan.

  1. Perubahan, Pengesahan, Pengundangan, dan Pembatalan Peraturan Perundang-Undangan

Nah, buku setebal 271 halaman ini mengupas tuntas ilmu perundang-undangan dan cocok untuk mahasiswa atau pencinta buku tentang hukum di Indonesia.

Detail buku :

Judul Buku : Pengantar Ilmu Perundang-Undangan

Penerbit : Scopindo Media Pustaka

Pengarang : Mastorat, S.Ag., MH

ISBN : 978- 623-365-005-2
Ukuran : 15.5×23 cm
Halaman : x + 271
Tahun : 2021

Buku ini bisa Anda dapatkan di marketplace kesayangan anda  atau juga bisa didapatkan di toko online Scopindo

Add to cart